Puasa Bersama Pemerintah Atau…??

  • belajar islam
  • kata
    • kata lucu
    • kata bijak
    • kata mutiara
    • kata cinta
    • kata gokil
  • lucu
    • gambar lucu
    • pantun lucu
    • tebakan lucu
    • kata lucu
    • cerita lucu
  • berita
    • berita unik
    • berita politik
    • berita artis
    • berita aneh
  • kesehatan
    • asam urat
    • kanker
    • jantung
    • hepatitis
    • ginjal
    • asma
    • lambung
  • gambar
    • gambar unik
    • gambar lucu
    • gambar aneh
    • gambar animasi
    • video lucu
  • hoby
    • burung
    • ikan
    • piaraan
  • contoh
    • surat lamaran
    • recount text
    • descriptive text
    • curriculum vitae
    • deskripsi
  • video
    • video lucu
    • video hantu
    • video polisi
    • video totorial
    • video panas
    • video lagu
  • blog
    • SEO
    • template
    • script
    • widget
    • backlink
    • imacros
  • komputer
    • excel
    • macro excel
Home » Puasa Bersama Pemerintah » Puasa Wajib » Ramadhan » Shaum » Syiar Islam » Puasa Bersama Pemerintah Atau…??

Puasa Bersama Pemerintah Atau…??

Puasa Bersama Pemerintah

بسم الله الرحمن الرحيم

Sebuah pertanyaan diajukan kepada Asy-Syaikh Ibnu Baz rahimahullah:
Apa yang mesti saya lakukan jika hilal telah terlihat di sebagian negara islam, akan tetapi negara yang aku berada padanya menyempurnakan Sya’ban dan Ramadhan tiga puluh hari?
Asy-Syaikh rahimahullah menjawab:
Segala puji bagi Allah Ta’ala, wajib atasmu untuk tetap bersama penduduk (pemerintah) negerimu, jika mereka puasa maka berpuasalah bersama mereka, jika mereka berbuka berbukalah bersama mereka. Berdasarkan sabda Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa salam,

الصَّوْمُ يَوْمَ تَصُومُونَ وَالْفِطْرُ يَوْمَ تُفْطِرُونَ وَالأَضْحَى يَوْمَ تُضَحُّونَ


“Puasa itu pada hari kalian sedang berpuasa dan berbuka itu pada hari kalian berbuka dan ‘Idul Adhha itu pada waktu kalian menyembelih kurban.”
Dan dikarenakan perselisihan itu jelek. Maka wajib atasmu untuk puasa bersama negerimu, jika kaum msulimin di negerimu berbuka maka berbukalah bersamaa mereka, jika mereka puasa maka berpuasalah bersama mereka.
Kemudian beliau berkata: Jika semua orang merasa tenang akan benarnya ru’yah bahwa hilal sudaah nyata terlihat maka wajib untuk puasa karena hilal itu dan berbuka karena hilal. Akan tetapi jika manusia berselisih akan kenyataan terlihatnya hilal dan sebagian tidak percaya pada yang lain, maka wajib atasmu untuk puasa bersama kaaum muslimin di negerimu, dan wajib atasmu untuk berbuka bersama mereka. Mengamalkan hadits tersebut di atas.
(Majmu’ Fatawa wa Maqalat Mutanawi’ah : 15/100-102)
Pada halaman 98-99 beliau menjawab pertanyaan yang mirip dengan berkata:
Yang nampak dari dalil-dalil syari’at adalah bahwa setiap orang yang tinggal di suatu negeri wajib atasnya untuk puasa bersama penduduk negeri itu, berdasarkan hadits,

الصَّوْمُ يَوْمَ تَصُومُونَ وَالْفِطْرُ يَوْمَ تُفْطِرُونَ وَالأَضْحَى يَوْمَ تُضَحُّونَ

“Puasa itu pada hari kalian sedang berpuasa dan berbuka itu pada hari kalian berbuka dan ‘Idul Adhha itu pada waktu kalian menyembelih kurban.”
Dan dikarenakan apa yang diketahui bahwa syari’at memerintahkan untuk bersatu, dan mewanti-wanti dari perpecahan dan perselisihan.
Asy-Syaikh Muhammad bin Al-’Utsaimin rahimahullah berkata dengan perkataan serupa ketika menjawab pertanyaan dalm acara “Nur ‘Ala Ad-Darb”:
Akan tetapi bersamaan dengan itu kita mengatakan, sesungguhnya seeoraang jika berada di suatu tempat, maka hendaknya dia mengikuti tempat tersebut. Jika pemerintah memerintahkan untuk puasa maka hendaknya dia puasa, jika mereka memerintahkan untuk berbuka maka hendaknya berbuka. Jika dia masuk ke suatu negeri yang dia telah dahulu dalam ru’yah hilal artinya dia datang dari negeri yang telah puasa sebelum negeri yang dia datangi dua hari, maka dia tetap berpuasa sampai penduduk negeri tersebut yang dia datang padanya berbuka. Dan jika sebaliknya, yaitu dia datang ke suatu negeri yang telah daahulu berpuasa, maka dia berbuka bersama penduduk negeri tersebut, kemudian dia mengqadha’ apa yang luput darinya. Karena tidak pantas bagi seseorang untuk menyelisihi jama’ah, bahkan hendaknya dia mencocoki mereka, jika tersisa sesuatu maka dia menggantinya.
(Nur ‘Ala Ad-Darb – Kitab Ash-Shaum: 30/216)
Demikian ucapan beliau dalam Majmu’ Fatawa wa Rasa’il Ibnu Utsaimin.
Demikian pula nasehat Asy-Syaikh Al-Albany rahimahullah dalam Ash-Shahihah (6/246):
Dan kami memandang merupakan suatu kewajiban atas pemerintah-pemerintah islam untuk bersatu pada hari puasa dan buka mereka, sebagaimana mereka bersatu pada hari haji mereka. Dan karena tertundanya mereka menggapai hal itu, maka kami tidak menyarankan para rakyat untuk berpecah belah antara mereka. Sebagian puasa bersama negerinya dan sebagian bersama negeri yang lain. Dan yang demikian ini sebagai bentuk mencegah kerusakan yang besar dengan kerusakan yang kecil, sebagaimana hal ini dikukuhkan dalam ilmu ushul.
Wallahu a’lam bi shawab. Insyaallah dengan berjalannya kita dengan pemerintah kita akan menghidarkan dari banyak mafsadat.

Sumber: Thalib Ma'bar
Ditulis oleh Unknown, Kamis, 19 Juli 2012 07.49- Rating: 4.5

Judul : Puasa Bersama Pemerintah Atau…??

Deskripsi : بسم الله الرحمن الرحيم Sebuah pertanyaan diajukan kepada Asy-Syaikh Ibnu Baz rahimahullah: Apa yang mesti saya lakukan jika hilal telah ter...
keyword :Puasa Bersama Pemerintah Atau…??, Puasa Bersama Pemerintah, Puasa Wajib, Ramadhan, Shaum, Syiar Islam

Belum ada komentar untuk "Puasa Bersama Pemerintah Atau…??"

Posting Komentar

Posting Lebih Baru
Posting Lama
Beranda
Langganan: Posting Komentar (Atom)
Postingan Populer
  • Perguruan Mahesa Kurung (MK) Al Mukarromah
    sumber : http://swaramuslim.net/galery/sekte/index.php?page=MUI-mahesa_kurung Fatwa MUI Majelis Ulama Indonesia Kabupaten Bogo...
  • Kajian Nasional Yogyakarta Bersama Masyayikh Ahlussunnah Salafi 1434 H 2013 Yogyakarta
    Bismillahirrahmanirrahim Alhamdulillah, dengan izin dan pertolongan Allah, insya Allah akan hadir kembali: KAJIAN ISLAM ILMIAH AHLUS...
  • Download Ebook: Panduan I'tikaf
    Bulan Ramadhan hampir habis, dan hari ke dua puluh tinggal hitungan jam.. di hari ke sepuluh terakhir di bulan ramadhan Ada amalan yang Ro...
  • Kenapa Saya Tidak Ikut Merayakan Maulid Nabi?
    Kenapa Saya Tidak Ikut Merayakan Maulid Nabi?   22 Argumen Orang-orang yang Membolehkan Perayaan Maulid Nabi Beserta Bantahannya Al Ustadz ...
  • Script Download
    Bismillah. Untuk menampilkan link download di blog ini ke blog Antum, silakan copy script di bawah ini kemudian paste di blog Antum. Jazaku...
  • Aplikasi Dakwah untuk Smartphone
    Salam Dakwah adalah situs dan aplikasi untuk Smartphone, seperti BlackBerry, Android, iPhone, dan Tablet yang memungkinkan Anda untuk mend...
  • bibel_quran_sains.chm
    http://www.mediafire.com/download.php?pa50971darua6tt
  • Panduan Ringkas di Bulan Ramadhan
     بِسْمِ ﷲِالرَّحْمٰنِ الرَّحِيْم Segala puji bagi Allah, Rabb semesta alam. Shalawat dan salam kepada Nabi kita Muhammad shalallahu ‘alaih...
  • Al-Qur’an untuk orang hidup bukan untuk orang mati
    Penulis: Ustadz Abu Ubaidah Yang lebih mengherankan, ada di kalangan ummat Islam ini yang salah dalam menyikapi Al-Qur’an. Mereka menjadika...
  • KUMPULAN EBOOK ISLAM
    Written by As'ad Fatkhul Ilmi  http://dakekito.blogspot.com/2013/03/kumpulan-ebook-islam.html?showComment=1362801635968#c7786393194...

Info belajar islam © Puasa Bersama Pemerintah Atau…??