6 (Enam) Syarat Ittiba (Mutabaah) Rasulullah

  • belajar islam
  • kata
    • kata lucu
    • kata bijak
    • kata mutiara
    • kata cinta
    • kata gokil
  • lucu
    • gambar lucu
    • pantun lucu
    • tebakan lucu
    • kata lucu
    • cerita lucu
  • berita
    • berita unik
    • berita politik
    • berita artis
    • berita aneh
  • kesehatan
    • asam urat
    • kanker
    • jantung
    • hepatitis
    • ginjal
    • asma
    • lambung
  • gambar
    • gambar unik
    • gambar lucu
    • gambar aneh
    • gambar animasi
    • video lucu
  • hoby
    • burung
    • ikan
    • piaraan
  • contoh
    • surat lamaran
    • recount text
    • descriptive text
    • curriculum vitae
    • deskripsi
  • video
    • video lucu
    • video hantu
    • video polisi
    • video totorial
    • video panas
    • video lagu
  • blog
    • SEO
    • template
    • script
    • widget
    • backlink
    • imacros
  • komputer
    • excel
    • macro excel
Home » ahkam » ciri-ciri » definisi » ibadah » ittiba » penentang sunnah » Sunnah » syarat » 6 (Enam) Syarat Ittiba (Mutabaah) Rasulullah

6 (Enam) Syarat Ittiba (Mutabaah) Rasulullah

Bismillahirrahmanirrahim
Perlu diketahui bahwa mutaba’ah (ittiba', mengikuti Nabi Muhammad shallallahu 'alaihi wa sallam) tidak akan tercapai kecuali apabila amal yang dikerjakannya sesuai dengan syariat dalam enam perkara :
Pertama : sebab
Jika seseorang melakukan suatu ibadah kepada Allah dengan sebab yang tidak disyariatkan, maka ibadah tersebut adalah bid’ah, dan tidak akan diterima ( ditolak ).
Contoh: ada orang yang melakukan shalat tahajjud pada malam dua puluh tujuh bulan rajab, dengan dalih bahwa malam itu adalah malam mi’raj Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam ( dinaikkan ke atas langit ).
Shalat tahajjud adalah ibadah, tetapi karena dikaitkan dengan sebab tersebut maka menjadi bid’ah. Karena ibadah tadi didasarkan atas sebab yang tidak ditetapkan oleh syariat. Syariat ini – yaitu: ibadah harus sesuai dengan sebab yang syar’i – adalah penting, karena dengan demikian dapat diketahui beberapa macam amal yang dianggap sunnah, namun sebenarnya adalah bid’ah.
Kedua: jenis
Yaitu ibadah itu harus sesuai dengan jenis yang telah disyariatkan. Jika tidak, maka ibadah itu tidak akan diterima.
Contoh: seseorang yang menyembelih kuda untuk kurban. Maka kurbannya tidak sah, karena hewan yang boleh dijadikan kurban hanyalah unta, sapi dan kambing. Dan ia menyalahi ketentuan syariat dalam jenisnya.
Ketiga : kadar (bilangan)
Kalau ada seseorang yang menambah bilangan raka’at pada shalat tertentu, yang menurutnya hal itu diperintahkan, maka shalat tersebut adalah bid’ah dan tidak diterima, karena tidak sesuai dengan ketentuan syariat dalam jumlah bilangan rakaatnya. Jadi, apabila ada orang yang shalat dzuhur lima rakaat umpamanya, maka shalatnya tidak sah.
Keempat : kaifiyah (tata cara)
Seandainya ada orang yang berwudhu dengan cara membasuh tangan, lalu muka, maka tidak sah wudhunya, karena tidak sesuai dengan cara yang telah ditentukan oleh syariat.
Kelima : waktu.
Apabila ada orang yang menyembelih hewan kurban pada hari pertama bulan Dzul Hijjah, maka kurbannya tidak sah, karena waktu melaksanakannya tidak menurut ajaran Islam.
Saya pernah mendengar bahwa ada orang yang bertaqarrub (mendekatkan diri) kepada Allah pada bulan Ramadhan dengan menyembelih kambing. Amal ini adalah bid’ah, karena tidak ada sembelihan yang ditujukan untuk bertaqarrub kepada Allah kecuali untuk kurban, hadyu haji dan aqiqah. Adapun menyembelih (binatang) pada bulan Ramadhan dengan keyakinan mendapatkan pahala atas sembelihannya, sebagaimana dalam Idul Adha, maka termasuk bid’ah.
Tapi kalau menyembelih hanya untuk memakan dagingnya maka boleh-boleh saja.
Keenam : tempat
Andaikata ada orang yang beri’tikaf di tempat selain masjid, maka tidak sah i’tikafnya. Sebab tempat Ii’tikaf itu hanyalah di masjid.
Begitu pula, andaikata ada seorang wanita hendak beri’tikaf di dalam mushalla rumahnya, maka tidak sah i’tikafnya. Karena tempat melakukannya tidak sesuai dengan ketentuan syariat.
Contoh lain: seseorang yang melakukan thawaf di luar Masjidil Haram dengan alasan karena di dalam Masjid sudah penuh, maka thawafnya tidak sah. Karena tempat melakukan thawaf adalah baitullah, sebagaimana firman Allah kepada Ibrahim al-Khalil:
“Dan sucikanlah rumah-Ku ini bagi orang orang yang thawaf.” ( QS. Al Haj: 26 ).
Kesimpulan dari penjelasan di atas, bahwa ibadah seseorang tidak termasuk amal shaleh, kecuali apabila memenuhi dua syarat, yaitu :
Pertama: ikhlas.
Kedua: Mutaba’ah (mengikuti tuntunan Rasul).
Dan mutaba’ah tidak akan tercapai, kecuali dengan enam perkara yang telah diuraikan di atas.
(oleh asy-Syaikh al-'Allamah al-Faqih Muhammad bin Shalih al-'Utsaimin rahimahullah dalam kitabnya: Al-Ibda' Fi Kamal asy-Syar' Wa Khatr al-Ibtida' hal 21-23)
Ditulis oleh Unknown, Jumat, 23 Desember 2011 01.29- Rating: 4.5

Judul : 6 (Enam) Syarat Ittiba (Mutabaah) Rasulullah

Deskripsi : Bismillahirrahmanirrahim Perlu diketahui bahwa mutaba’ah (ittiba', mengikuti Nabi Muhammad shallallahu 'alaihi wa sallam ) tidak aka...
keyword :6 (Enam) Syarat Ittiba (Mutabaah) Rasulullah, ahkam, ciri-ciri, definisi, ibadah, ittiba, penentang sunnah, Sunnah, syarat

Belum ada komentar untuk "6 (Enam) Syarat Ittiba (Mutabaah) Rasulullah"

Posting Komentar

Posting Lebih Baru
Posting Lama
Beranda
Langganan: Posting Komentar (Atom)
Postingan Populer
  • Kajian Nasional Yogyakarta Bersama Masyayikh Ahlussunnah Salafi 1434 H 2013 Yogyakarta
    Bismillahirrahmanirrahim Alhamdulillah, dengan izin dan pertolongan Allah, insya Allah akan hadir kembali: KAJIAN ISLAM ILMIAH AHLUS...
  • Aplikasi Dzikir Pagi-Petang “Adzkar” Di Android
    Dzikir pagi dan petang adalah amalan harian yang dituntunkan oleh syari’at. Allah Ta’ala berfirman: وَسَبِّحْ بِحَمْدِ رَبِّكَ قَبْلَ طُلُ...
  • Kekeliruan & Kesalahan di Hari Raya
    Kekeliruan & Kesalahan di Hari Raya Hari raya adalah hari bergembira bagi seluruh ummat Islam di Indonesia Raya, bahkan di seluruh dunia...
  • DAUROH MASYAIKH 2013-1434H DI BANTUL YOGYAKARYA
    Bismillahirrahmanirrahim  Alhamdulillah, dengan izin dan pertolongan Allah, insya Allah akan  hadir kembali:  KAJIAN ISLAM ILMIAH AHLUS SUNN...
  • Download Rekaman Dauroh Syaikh di Bantul 2013 - 1434 H
    Download Rekaman Dauroh Syaikh di Bantul 2013 - 1434 H, Pembukaan Dauroh Masyayikh di Bantul 16 Syawwal 1434 H - 24 Agustus 2013. Download [...
  • Cara Mencari (mendapatkan) SN dari no.ID aplikasi gratis islami-jar
    Bismillah, Alhamdulillah, semoga sholawat dan sallam Allah limpahkan atas nabi Muhammad Sholallahu 'alai wasallam dan kepada keluargany...
  • Download Ebook: Panduan I'tikaf
    Bulan Ramadhan hampir habis, dan hari ke dua puluh tinggal hitungan jam.. di hari ke sepuluh terakhir di bulan ramadhan Ada amalan yang Ro...
  • Dauroh Syaikh di Slipi Jakarta 2013 BERPEGANG TEGUH DENGAN SUNNAH
    Dengan mengharap ridho Alloh Subhanahu wa Ta'ala Insya Alloh akan hadir Kajian Ilmiyyah Ahlussunnah wal Jama'ah "BERPEGANG TEGU...
  • [TABLIGH AKBAR KABUPATEN SIDRAP, SUL-SEL] MENGENAL KEINDAHAN AQIDAH ISLAM : OLEH UST DZULQARNAIN M. SUNUSI : 8 DZULQA’DAH 1434 / 14 SEPTEMBER 2013
    Bismillahirrahmanirrahim. Hadirilah dengan mengharap Keridhaan Allah Subhanahu wa Ta’ala. Insya Allahu, DAURAH ISLAMIYAH Dengan Tema : Menge...
  • Umroh Juni 2013 Jakarta | Umroh Salafy | Qaba'il Haji dan Umroh
    Umrah Bersama Asatidz Ahlussunnah - JUNI 2013 - UMRAH 9 Hari Sesuai dengan Sunnah Nabi صلى الله عليه وسلم Bersama: QABA’IL Haji & Umrah ...

Info belajar islam © 6 (Enam) Syarat Ittiba (Mutabaah) Rasulullah